Pintu Kaca Kantor

Pintu kaca kantor menjadi salah satu solusi dalam membuat partisi ruang demi menghemat luas kantor yang terbatas. Dengan dinding kaca, pemandangan dari dalam ke luar ataupun sebaliknya tidak terhalang, seakan-akan tidak ada sekat antar ruang, sehingga tampak lebih luas dari aslinya. Walaupun karakter kaca tidak sekokoh dinding bata konvensional, namun dengan kelebihannya tersebut, pemakaian partisi kaca tetap digemari terutama untuk kantor atau ruang usaha lainnya. Hanya saja, pemasangannya membutuhkan perhatian ekstra, mulai pemilihan bahannya, struktur, hingga teknik pemasangannya.

Ada beberapa model partisi kaca yang sering digunakan. Partisi kaca frameless (tanpa frame) saat ini banyak digunakan pada gedung perkantoran kelas menengah atas karena tampilannya yang lebih elegan dan harganya yang lebih mahal. Walaupun demikian, tidak jarang rumah, toko, cafe, kantor, hotel, hingga showroom menggunakan partisi kaca ini. Partisi kaca jenis frameless hanya dipasang pada lantai, dinding, atau plafon dengan menggunakan lis aluminium tipis dan sealant.

Jenis Kaca yang Digunakan

Untuk penempatan partisi kaca di luar ruangan sebaiknya Anda menggunakan kaca tempered karena memiliki kelebihan dalam menahan benturan dan apabila pecah, maka tidak menghasilkan pecahan kaca berbahaya. Pecahan kaca akan berubah menjadi butiran kecil, bukan berupa kepingan tajam. Umumnya ketebalan kaca yang digunakan mulai dari 12 mm. Namun untuk lokasi di dalam ruangan dapat digunakan ukuran 8 – 10 mm, tergantung dari ukuran bentangan kaca dan fungsinya. Jangan lupa, faktor ketinggian dan getaran juga menentukan ketebalan kaca frameless. Selain lebih tahan benturan, kaca tempered juga lebih tahan terhadap perubahan cuaca atau suhu ruangan.

Apabila Anda menggunakan frame pada kaca, Anda dapat menggunakan kaca biasa (bukan tempered) dengan ketebalan standar 6 mm. Frame tersebut dapat dibuat dari berbagai macam material dasar seperti aluminium dan kayu. Untuk pemasangan, sebaiknya Anda serahkan kepada tenaga ahli karena ada beberapa ketentuan mendasar yang harus diperhatikan seperti penggunaan sealant, rongga antara kaca dengan frame, dan lainnya.

Macam-macam Pintu Kaca

Pintu kaca adalah sebuah daun pintu yang terbuat dari kaca. Pada umumnya, ada tiga macam pintu kaca, yaitu pintu kaca frameless patchfitting, pintu kaca semi frameless shoe, dan pintu kaca dengan frame aluminium. Dari segi harga, pintu kaca frameless patchfitting akan lebih mahal dibanding yang lainnya karena menggunakan kaca tempered 10 – 15 mm dan engsel tanam khusus. Pintu kaca jenis ini dapat diaplikasikan juga pada kamar mandi sebagai pintu shower. Semakin besar dan tebal ukuran pintu, maka engsel yang digunakan pun harus menyesuaikan karena masing-masing engsel ada batasan kekuatannya. Apabila dipaksakan untuk menggunakan engsel yang lebih kecil, maka akan lebih cepat terjadi kerusakan.
 
Sedangkan pintu kaca semi frameless shoe masih menggunakan sebagian material dari aluminium atau stainless steel pada bagian atas dan bawah pintu. Dan untuk pintu kaca aluminium sudah menggunakan frame aluminium. Untuk pintu kaca aluminium ada beberapa macam yang dapat dijumpai di pasaran, mulai dari cetakan pabrik hingga berbahan dasar aluminium batangan. Harga pintu aluminium kaca pabrik sudah pasti jauh lebih mahal karena hasilnya lebih rapi, tidak banyak sambungan.